jump to navigation

MEMBERI APA BISA DIBERI… Juni 16, 2007

Posted by safruddin in Artikel Motivasi.
trackback

Soul’s Bread:

MEMBERI APA BISA DIBERI
(Glenn Van Ekeren, 12 Simple Secret of Happyness)

Pada masa ketika tembok Berlin masih berdiri, ada beberapa orang Berlin
Timur yang memutuskan untuk mengirim “bingkisan” kepada tetangga mereka di
Berlin Barat. Mereka mengisi sebuah truk pengangkut tanah dengan
barang-barang yang tidak diinginkan, seperti, sampah, puing-puing bangunan,
dan banyak lagi barang yang menjijikkan yang dapat mereka temukan. Mereka
dengan tenang membawa bingkisan itu melintasi perbatasan, mendapat izin
untuk lewat, dan mengirimkan bingkisan tersebut dengan membuangnya di
kawasan Berlin Barat.

Tidak sulit untuk menduga bahwa orang Berlin Barat tersinggung karenanya dan
berpikir untuk memberikan balasan yang setimpal. Orang langsung mulai
menawarkan gagasan-gagasan mereta tentang cara membalasa perbuatan tak
terpuji itu.

Tiba-tiba ada seorang bijak datang ketengan mereka yang sedang mengumbar
nafsu amarah. Ia menawarkan sesuatu yang benar-benar berbeda. Yang sangat
mengherankan, orang menanggapi saran tersebut dengan senang hati dan mulai
mengisi sebuah truk sampai penuh dengan barang-barang yang terhitung langka
di kawasan Berlin Timur. Pakaian, makanan, obat-obatan, semua dinaikkan ke
dalam truk.

Mereka membawa truk bermuatan penuh itu melintasi perbatasan, kemudian
dengan hati-hati membongkar dan menyusun barang-barang berharga itu di
tanah, dan meninggalkan sebuah pesan yang berbunyi, “Setiap orang memberi
sesuai dengan kemampunyannya untuk memberi.”

Kita dapat membayangkan bagaimana reaksi mereka yang melihat “bingkisan
balasan” itu serta pesan yang tertulis bagi mereka. Perasaan mereka campur
aduk. Terkejut. Malu. Kehilangan kepercayaan diri. Bahkan mungkin ada yang
menyesal.

Yang kita berikan kepada orang lain merupakan sebuah pesan yang jelas sekali
mengenai siapa kita. Cara kita menanggapi perbuatan tidak ramah, perbuatan
tidak adil, atau sikap tidak tahu terima kasih juga mencerminkan karakter
kita yang sesungguhnya. (230701)

***************************************************************

Kata Bijak Hari Ini.

Stopper:

“Saya tidak bisa” bukanlah alasan untuk menyerah, tetapi alasan untuk
berusaha lebih keras. (Unknown)

Susah sekali mengalahkan seseorang yang tidak pernah menyerah. (Babe Ruth)

Ingat ini baik-baik dalam benak anda: bila impian-impian anda bagus, dan semuanya bagus, jangan pernah menyerah. (Sandi Wright)

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: